Perbedaan Itu Adalah Rahmat?

#Husin #Tanjung Selor
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya ingin bertanya, ada yang mengatakan bahwa “perbedaan itu adalah rahmat.” Yang saya tanyakan, ustaz, perbedaan seperti apa yang termasuk rahmat itu?
Jazakallahu khairan.
Jawaban:
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
Semoga Allah ﷻ merahmati saudara dan kaum muslimin.
Ungkapan tersebut diucapkan oleh sebagian Tabi’in:
ما أرى أصحاب النبي ﷺ اختلفوا إلا رحمة من الله
“Tidaklah aku melihat para Sahabat Nabi ﷺ berselisih kecuali itu adalah rahmat dari Allah ﷻ.”
Maksudnya adalah agar para ulama saling berijtihad dan berusaha menelaah dalil, sehingga terdapat kebaikan dalam perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan ulama. Meskipun bersatu dalam satu pendapat itu lebih baik dan utama.
Adapun perpecahan serta konflik yang terjadi di antara manusia adalah azab dan hukuman bagi mereka disebabkan oleh kemaksiatan yang telah dilakukan. Karena pada hakikatnya, bersatu dan berintegrasi adalah rahmat dan nikmat dari Allah ﷻ bagi hamba-Nya, yaitu orang-orang mukmin.
Allah ﷻ berfirman:
وَٱعۡتَصِمُوا۟ بِحَبۡلِ ٱللَّهِ جَمِیعࣰا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ۚ وَٱذۡكُرُوا۟ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَیۡكُمۡ إِذۡ كُنتُمۡ أَعۡدَاۤءࣰ فَأَلَّفَ بَیۡنَ قُلُوبِكُمۡ فَأَصۡبَحۡتُم بِنِعۡمَتِهِۦۤ إِخۡوَ ٰنࣰا وَكُنتُمۡ عَلَىٰ شَفَا حُفۡرَةࣲ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنۡهَاۗ كَذَ ٰلِكَ یُبَیِّنُ ٱللَّهُ لَكُمۡ ءَایَـٰتِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُونَ
“Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.” [Surat Ali ‘Imran: 103]
Wallahu Ta’ala a’lam.
Ustaz Fikri Fahmi Syariati, Lc.



